Posted in daily life, Uncategorized

best way to operate windows 7

Windows 7 has been the best operating system since its popularity for the amount of users all around the world among all other system. From March 2014 until January 2015, statistics show about half of overall windows users use windows 7.

Windows Statisctic Users

For all people who like to use windows 7, I have experienced some best way to operate it. Sometimes you need this so that you do not have to move your hands to use your mouse. These all some of the useful shortcuts if you want to use your computer effectively using  windows 7 :

1. If you want to leave your desk for awhile, you can press Windows button + L. It will put your laptop on the ‘locked mode’ suddenly. You save your time without using mouse pad.

2. When you want to find some documents or see other things in your laptop, you will firstly open the explorer, and open ‘My Computer’. To get a shortcut, just press Windows + E.

3. Your boss is coming when you are playing games in your pc. Don’t worry, just press Windows+D, Desktop screen will save you 😀

4. If you want to find a recorder application in windows, you can do it in shortcut by pressing Windows+R, then type psr.exe. Enter. Tadaaa… Start recording !

5. You can see a cool stuff when you press Windows +R and type osk. Enter. and yess. Virtual keyboard !

6. If you find your object in the screen (either a picture or sentences) very small to you, you can adjust it by pressing Windows + ‘+’ or ‘-‘ (zoom in or zoom out).

7. During surfing on the internet, you can switch your tab by pressing Ctrl + Tab. This will be useful if you have a lot of things to do (googling, literature research, downloading, etc.)

8. I know you can press Windows button to open ‘Start’ program. Other way to do it is by pressing Ctrl+Esc.

So there are some of the ways the best and the effective one to operate windows 7 that I have found. Hopefully it will be useful for you.

Posted in daily life

thrift is a great revenue

Life is full of things need to be fulfilled with money. Each person has its own lifestyle. Several unique ways to gain money can be done by doing a thrift.

Some tips you can do to gain your revenue by thrifting is:

  • Go to traditional market, instead of going to supermarket. This is really helping for saving money, especially when we have to do weekly or monthly shopping for daily needs.
  • Pottery barn is a very nice place to find a cheap high quality things.
  • Instead of putting it in a bowl, can, or other place that not meant to be lived for ‘them’, don’t forget to use coins to spend for transportation or buying some snacks.
  • Bring our own water bottle to have our own tea, coffee, or cold beverage. No need the bigger one, just one plain size that can save our thirsty during the journey.
  • Use our own plastic bag for buying things or shopping. Depending on the country, some places charge its own plastic bag in the grocery stores. Do this because it will not only save the money, but also the environment.
  • Blood donor tri-monthly, this is good for health, especially blood circulation. Every time we have our blood rendered, we will have our meal for free. Even though it is only once in three months, this is also good for saving our money.
Posted in daily life

hemat perpanjangan sim

Sejak dicetak, Surat Izin Mengemudi (SIM) berlaku selama 5 tahun. Setelah itu, sebagai WNI yang baik dan taat hukum SIM diperpanjang lagi untuk masa waktu yang sama. Saya mau sharing untuk proses perpanjangan SIM (A dan C), terutama di Bekasi. Tujuan sharing saya di sini agar kita bisa menghindari calo yang suka menawarkan jasa sampai harga pelayanannya 2X lebih besar dari perpanjangan SIM secara mandiri.

Tahap perpanjangan SIM yang saya ikuti yaitu:
Pertama, kita membuat Surat Keterangan Dokter. Untuk SAMSAT Bekasi, surat ini dapat dibuat di belakang kantor SAMSAT. Harga pembuatan surat ini, biasanya berwarna hijau, sebesar 25 ribu saja per SIM.
Kedua, kita membayar biaya perpanjangan SIM yang dikelola oleh SAMSAT. Untuk SIM A biaya yang dibutuhkan sebesar 80 ribu, sedangkan untuk SIM C 75 ribu.
Ketiga, kita membayar premi asuransi yang ditangguhkan melalui SIM yang kita buat. Biayanya sebesar 30 ribu per SIM.
Keempat, kita ke loket tiket pengisian form untuk mendapatkan form permohonan perpanjangan SIM. Setelah form diisi dan syarat surat2 yang saya sebutkan sebelumnya terpenuhi, seluruhnya dikembalikan ke loket yang sama dan kita tinggal tunggu foto.
Terakhir setelah selesai foto, nama kita akan dipanggil untuk diberikan SIM yang baru untuk masa waktu 5 tahun ke depan.

Jadi intinya proses pemanjangan SIM ini nggak ribet kok. Kalau kita mau ngurus sendiri bisa dan malah mengurangi pengeluaran uang. Saya mengurus perpanjangan SIM A dan C menghabiskan waktu total kurang lebih setengah jam (termasuk foto) dan biaya sebesar 265 ribu.

Rinciannya, 50 ribu untuk Surat Keterangan Dokter (25 ribu per SIM) 60 ribu untuk premi asuransi (30 ribu per SIM) 155 ribu untuk biaya perpanjangan SIM (80 ribu untuk SIM A dan 75 ribu untuk SIM C)
Awalnya sebelum saya urus sendiri, saya sempat ditawari oleh calo di luar kantor polisi. Rata2 mereka menawarkan 300 ribu per SIM nya, total 600 ribu.

Jadi, setelah saya ikuti prosesnya, ternyata mudah dan hemat kan ?

Posted in daily life, Humanism

revolusi mental lewat tablet

revolusi mental.. istilah yang sedang trend sekarang ini buat seluruh bangsa Indonesia setelah pemilihan presiden baru, JKW-JK.
Saya ngga mau basa basi mengenai frase ini, intinya presiden baru kita ini ingin seluruh rakyatnya mempunyai mental baru..
mental yang berevolusi dan berkompetisi dalam kemajuan negara..

Tulisan saya ini terinspirasi dari breaking news di radio yang sangat menarik buat dicermati buat kita semua.
Berhubung masih nganggur setelah lanjut studi di luar, iseng2 nulis ajalah..
Buat semua penduduk yang bekerja di Jakarta, tapi tempat tinggalnya di luar Jakarta, udah pasti menyantap nikmatnya macet tiap hari kerja..
Sama seperti saya, dulu sewaktu kerja sebelum lanjut studi di luar. Saya tinggal di Bekasi, kantor saya ada di Jakarta, deket patung Jendral Sudirman situ.
Tiap hari pas mau kerja dan pulang, bawaannya pasti ngedumel karena macet itu.
Memang lama2 pasti kebiasa dengan macet ini, cuman kok kayaknya kepikiran juga sama apa yg dibilang radio..

Jadi gini,,
Kalau dihitung2 secara statistik, orang yang senasib sama saya, kerja di Jakarta, tinggal di luar Jakarta,
(pernah denger kalo ngga salah hampir sama jumlahnya dengan yang kerja di Jakarta, tinggal di Jakarta), pasti bolak balik ke rumah dalam rentang waktu 3-4 jam,
Lalu kita kalkulasi selama setahun, kita kerja full selama 365 – 128 (sabtu minggu 104 hari, cuti wajib 14 hari, cuti hari nasional 10 hari) = 237 hari
Selama 237 hari tersebut, kita kalikan dengan rasio per hari range bawah dari rentang bolak balik ke rumah (3 / 24 * 237) = hampir 30 hari
Berarti,selama setahun kita habiskan waktu di jalan buat kurang lebih 30 hari (sebulan) di jalan..
Kalau mau dikalkulasi lebih lanjut, misalkan kita bekerja selama kurang lebih 25 sampai 30 tahun selama hidup kita,
lalu kita kalikan range bawah, 25 tahun, dengan rasio per tahun dari lama waktu kita di jalan (1 / 12 * 25) = lebih dari 3 tahun

Berarti hidup kita dihabiskan selama 3 tahun di jalanan..
Oh My God, waktu yang sangat lama!!

Tipikalnya kalo yang saya lihat di jalan dan yang saya lakukan juga pas lagi macet,
kita pasti sibuk mainin hape sendiri.. entah itu twitteran, facebook, update gosip, whatsapp, dsb…
konsekuensinya,, pulsa hape yg ga kerasa abis buat internet tapi tetep kita isi (entah itu paket internet harian,mingguan,atau bulanan)
dan baterai hape yg di charge tiap hari sampai2 beli portable recharger-nya / powerbank

Sebenernya ga ada masalah sih mainin hape pas lagi macet2an..
cuman sejak saya sering pakai tablet saat studi di luar, saya mulai mikir kayaknya lebih enak main tablet dr pada main hape..
Selain karena saat itu hidup irit ngurangin langganan internet hape (jarang macet juga dari kampus ke kosan / dorm), main tablet itu lebih banyak manfaatnya..
oh iya,tablet itu mini komputer ramping berukuran kotak yang layarnya cukup besar (lebih besar dari hape, kira2 setengah layar laptop)

Saya ga merasa kalo mainin hape selama macet itu seharusnya tidak perlu, cuman saya pikir ini salah satu bentuk revolusi mental..
Waktu selama 3 jam bolak balik ke rumah hanya untuk update status, liat gosip / berita ga penting, dan termasuk ngegosip jg via whatsapp kliatannya gimanaa gitu..
3 jam loh.. kayaknya agak bosen juga yaa..
Toh juga pada saat jam kerja hal itu juga kadang2 kita lakukan, ngecek hape di sela2 stress jam kerja..
Saya pikir gadget ini sebaiknya jadi kebutuhan yg cukup penting, terutama buat orang2 urban pencari nafkah di jakarta..
waktu selama 3 jam itu bisa lebih bermanfaat buat diri kita dengan menggunakan tablet..
entah itu nonton film, baca buku, atau main game..

Tablet itu ada banyak macam / merk-nya.. tapi secara umum, terbagi 2 macam, ada yang pakai SIM Card / non-SIM Card
Kalau saran saya sih, berhubung udah punya hape jg, mending beli yg non-SIM Card, lebih murah dan lumayan juga irit pulsa… hehehe..

salam revolusi mental